9 Mar 2011

Urban Forestry Planning Using Remote Sensing/GIS Technique

Perkotaan kehutanan telah menjadi nilai penting, bukan hanya untuk estetika, tetapi juga mereka efisiensi  dalam pengendalian lingkungan dan kesehatan. Ada potensi untuk merencanakan dan mengembangkan lansekap hutan kota di kota-kota karena kekayaannya di pabrik keanekaragaman hayati. Kemajuan dalam teknologi penginderaan jarak jauh dan sistem informasi geografis (GIS) teknik telah menyediakan alat yang efektif bukan hanya untuk memantau perubahan lingkungan, tetapi juga sangat berguna untuk perencanaan,

pengelolaan dan pengembangan taman hutan kota. Kajian ini dilaksanakan untuk menilai kemampuan mengintegrasikan remote sensing dan GIS untuk menyediakan informasi untuk situs-situs potensi hutan kota di sekitar Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dan sekitarnya. Adegan citra Landsat TM 126,58 (jalur / baris) dalam bentuk kaset yang kompatibel komputer (CCT) yang diambil Mei 1996 adalah secara digital diproses dan dianalisis menggunakan PC berbasis PCI EASIPACE sistem perangkat lunak versi 6.2. 

Data tambahan seperti peta topografi, penggunaan lahan peta dan serangkaian peta tanah digunakan untuk mendukung data satelit data.Integrating satelit dan GIS yang dihasilkan sebuah peta 'yang menunjukkan situs potensi untuk lansekap hutan kota di KLIA. Studi masa depan harus berusaha untuk memanfaatkan udara resolusi tinggi hyperspectral data untuk lebih akurat pemetaan dan proses perencanaan lansekap.

ini sedikit ulasan untuk lebih jauh silahkan unduh artikelnya


Tidak ada komentar:
Write comments